TIPS : MEMBEDAKAN DAGING SAPI DAN CELENG
Akhir-akhir ini, pemberitaan di media dihebohkan dengan
beredarnya daging sapi yang dioplos dengan daging celeng (babi hutan). Kasus
tersebut tidak bisa dipisahkan dengan tingginya harga daging sapi sehingga
membuat oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab mengambil kesempatan dengan
melakukan perbuatan itu. Hal tersebut juga didorong dengan permintaan daging
sapi yang tetap tinggi bahkan cenderung meningkat.
Untuk mendeteksi adanya
daging celeng yang sudah diolah atau dicampur dengan daging sapi dalam bentuk
produk makanan maka harus dilakukan pemeriksaan laboratorium. Namun
bagaimanakah kita sebagai konsumen apabila ingin mengetahui bahwa daging sapi
yang kita beli bukanlah daging oplosan?
Berikut adalah
tips bagaimana membedakan daging sapi dan celeng :
|
No
|
Dari sisi
|
Penjelasan
|
|
1
|
Warna
|
~
Dari
segi warna bisa dibedakan. Daging celeng agak pucat, sedangkan daging sapi
lebih merah. Warna daging celeng mendekati warna daging ayam.
~
Namun
perbedaan ini tidak dapat menjadi pegangan. Sebab, warna daging celeng
oplosan biasanya dikamuflase dengan pelumuran darah sapi. Kamuflase dapat
dihilangkan dengan perendaman dalam air.
|
|
2
|
Serat
Daging
|
~
Daging
celeng dan sapi bisa dibedakan dari serat daging. Serat daging sapi tegas dan
padat. Daging babi lebih halus dan mudah dipisahkan antar serat.
|
|
3
|
Tekstur
|
~
Dari
tekstur penampakan daging sapi lebih padat, kaku dan mempunyai bentuk. Lemak
daging sapi agak kering dan tampak berserat.
~
Sedangkan
daging celeng, teksturnya lembek dan mudah diregangkan. Lemak daging babi
juga sangat basah, sulit dilepas dari dagingnya dan lebih elastis.
|
|
4
|
Aroma
|
~
Aroma
daging sapi dan daging celeng juga bisa dibedakan. Daging celeng mempunyai
aroma anyir, sementara daging sapi memiliki aroma yang khas.
~
Segi
bau inilah yang sebenarnya senjata paling ampuh membedakan kedua daging. Jadi
meski warna telah dikamuflase dan dicampur, tetapi aroma kedua daging ini
tetap dapat dibedakan.
|
Sumber Pustaka : Sinartani Edisi 6-12 Agustus 2014
No.3568 Tahun XLIV
Gambar : Google
Komentar
Posting Komentar