AJAIBNYA SI EKOR KUCING


Bunga ekor kucing (Acalypha hispida Burm. F.) adalah tanaman yang berasal dari Hindia Barat. Ekor kucing biasanya ditanam sebagai tanaman hias di pekarangan rumah atau sebagai tanaman pembatas pagar.
Disebut ekor kucing karena bentuk bunganya yang mirip ekor kucing. Selain dimanfaatkan sebagai tanaman hias, bunga ekor kucing ternyata juga bisa digunakan sebagai tanaman obat. Bagian tanaman untuk pengobatan adalah bunga dan daun.
No
Penyakit
Cara Pembuatan
1.
Muntah darah
Ambil bunga ekor kucing secukupnya, kemudian dikunyah mentah bersama pinang putih. Kalau perlu tambahkan jahe sedikit, kencur dan daun pulai yang masih muda. Lakukan pengobatan ini setiap hari. Bisa juga dengan bunganya. Bunga ekor kucing dilumatkan dengan gula merah secukupnya kemudian dimakan.
2.
Vitiligo
Cuci segenggam daun segar dan kencur seukuran ½ ibu jari sampai bersih, lalu giling sampai halus. Balurkan pada bagian tubuh yang berbercak putih, lalu balut. Lakukan pengobatan ini setiap hari.
3.
Luka berdarah
Untuk menutup luka, cuci segenggam daun segar sampai bersih, lalu tumbuk hingga halus. Tempelkan pada luka, lalu balut dengan kain perban.
4.
Disentri
Ambil 10-30 gram bunga ekor kucing, cuci bersih kemudian direbus hingga airnya mendidih. Setelah dingin, airnya disaring kemudian diminum.
5.
Radang usus
Untuk mengobati radang usus, ambil 20 gram bunga ekor kucing, lalu cuci bersih. Kemudian direbus dengan air secukupnya hingga mendidih. Setelah dingin, airnya disaring kemudian diminum.
6.
Cacingan
15 gram bunga ekor kucing, rebus dengan air secukupnya hingga mendidih. Setelah dingin, airnya disaring kemudian diminum.

Sumber : SinarTani Edisi 11-17 Juni 2014 No.3561 Tahun XLIV

Komentar

Postingan populer dari blog ini

CARA MEMBUAT PROBIOTIK RABAL (Ragi dan Bakteri Asam Laktat)

PROFIL POKDAKAN "BANYUMILI"

PEMBAGIAN MANGSA DALAM KALENDER PRANOTO MONGSO DAN WATAK / SIFAT TIAP MANGSA