SUP TEKWAN PATIN
Saat
bersantai di teras rumah di suatu sore, ada penjaja empek-empek yang menjajakan
dagangannya. Hmm, makanan khas Palembang. Sejenak ingatanku melayang saat aku
masih merantau dulu. Selain empek-empek, ada satu lagi yang kuingat jelas :
tekwan. Ya, kedua makanan itulah yang pernah kucicipi – meskipun sebatas
pemberian tetangga di sana dulu. Ternyata rasanya enak dan bikin ketagihan –
begitulah kesan pertamaku.
Sayang
sekali, ketika kembali ke kampung halaman – tidak mudah menemukan penjual
tekwan (kalau empek-empek masih mudah ditemukan – meskipun tidak banyak).
Beruntung ketika membaca Sinar Tani, saya mendapatkan resepnya dan sengaja saya kuti – siapa tahu ada di antara pembaca yang berminat.
Untuk : 3 porsi
§
1 porsi : 97 kalori, 7 g protein,
3,1 g lemak
Bahan :
§ 50 g daging patin yang sudah dibersihkan dari kulitnya
§ 50 g udang, kupas kulitnya, cincang
§ 2 sdm tepung sagu
§ 1 sdt garam
§ ½ putih telur
§ 100 cc air
Kaldu
:
- 1750 cc air
- Kulit dan ekor kupasan udang didihkan semua bahan, saring dan buang ampasnya
- 1 potong jahe
Pelengkap :
- 100 g bengkuang, iris-iris seperti korek api
- 50 g jamur kuping
- 2 batang seledri, potong-potong
- 2 batang daun bawang,potong-potong
- 2 sdm bawang goreng
Bumbu :
- 1 sdm mentega
- 1 siung bawang putih, geprek
- 1 sdt merica bubuk
- 1 sdt garam
Cara membuat :
- Campur udang, daging ikan patin, garam, putih telur dan tepung sagu, aduk rata. Uleni sambil ditambah air sedikit demi sedikit hingga membentuk adonan.
- Panaskan air. Ambil adonan, bentuk bola-bola dengan menggunakan sendok, masukkan ke dalam air yang telah mendidih. Biarkan sampai mengapung, angkat, tiriskan.
- Panaskan mentega, tumis bumbu hingga layu. Masukkan ke dalam kuah kaldu yang sedang dipanaskan. Tambahkan bengkuang iris dan jamur kuping. Rebus hingga matang.
- Masukkan seledri, daun bawang dan bawang goreng, aduk rata. Biarkan sebentar di atas api hingga semuanya rata.
Sumber : Sinar Tani Edisi 24 – 30 April 2013 No. 3504 Tahun XLIII
Komentar
Posting Komentar