EKSTRAK LENGKUAS AWETKAN MANGGA
Salah satu hal yang
sering dikeluhkan konsumen adalah bahwa buah tersebut tidak bertahan lama alias
mudah busuk. Bahkan bagi pemerhati kesehatan, mengkhawatirkan penggunaan bahan
pengawet.
Dalam satu
kesempatan, saya mencoba membuka kembali buku-buku dan majalah di perpustakaan
kantor BPPK Sawangan yang sebenarnya koleksinya pun masih terbilang minim.
Aha...akhirnya ketemu juga. Dalam majalah Trubus
No. 360 Edisi November 1999 termuat artikel tentang mengawetkan mangga.
Biasanya penyakit
pascapanen mangga antara lain antraknosa (Colletrotichum
sp.) dan busuk pangkal buah (Bortyodiplodia
sp.). Guna menekan jumlah kerusakan biasanya dipakai fungisida berbahan
aktif benomyl, thiabendazole, dan captan.
Disebutkan bahwa
Peneliti di Balai Penelitian Tanaman Hias dan Puslitbang Hortikultura
mendapatkan cara lain yang lebih ramah lingkungan dalam menekan kerusakan akibat
penyakit pascapanen. Buah direndam ekstrak lengkuas (Alpina galanga) dan air.
Caranya sebagai
berikut, mangga telebih dulu dicuci. Kemudian direndam dalam larutan ekstrak
lengkuas 10% (berat/volume) yang dipanaskan hingga 55o C selama 5
menit. Lalu diangkat dan ditiriskan. Baru kemudian dikemas seperti biasa untuk
dikirim ke pasar. Dengan cara ini mangga tahan hingga 12 hari dalam pengiriman.
Semoga
bermanfaat !!
Komentar
Posting Komentar