PENGERTIAN PROBIOTIK, PREBIOTIK, DAN BIOFLOC
Probiotik adalah sebagai suatu penambahan mikroba hidup dimana mempunyai
pengaruh yang menguntungkan terhadap inang dengan pengubahan gabungan sifat
inang atau komunitas mikroba aslinya, dengan penjaminan untuk menggunakan pakan
yang lebih baik atau peningkatan nilai nutrisinya, dengan peningkatan respon
inang terhadap penyakit atau melalui peningkatan kualitas yang lebih baik dari
lingkungan aslinya.
Dengan Kata Lain : Probiotik adalah suatu
kegiatan memasukkan kelompok mikro-organisme kedalam kolam baik melalui pakan
maupun melalui lingkungan media kulturnya, agar dapat memperbaiki lingkungan
hidup ikan, proses pencernakan, daya cernak, pertumbuhan dan produksi, dan
kelulushidupan kultivan yang dipelihara.
Bio-control
(Biological Control) : suatu perbaikan situasi dan kondisi lingkungan hidup
kultivan dengan melakukan manipulasi lingkungan hidupnya melalui pemanfaatan
aktivitas biologi untuk mendapatkan keseimbangan lingkungan yang lebih baik.
BIOFLOK
Teknik
pengolahan limbah cair yg bersifat ‘makroagregat’ atau
organik dalam bentuk hidup yg merupakan kumpulan dari biota mikro yang
ada didalam air (bakteri, ragi, jamur, protozoa, fitoplankton, zooplankton,
serangga air, cacing, dan detritus)
PREBIOTIK
Suatu
bahan pangan yg tidak dapat dicernak, memiliki pengaruh yg menguntungkan
terhadap inang/kultivan dengan cara mendorong pertumbuhan atau aktivitas
metabolisme secara selektif dari satu
atau lebih dalam jumlah terbatas dari mikroorganisme yang hidup
Ciri
Prebiotik :
- Tidak dihidrolisa maupun diserap oleh saluran pencernaan bagian atas, shg bisa mencapai usus besar.
- merupakan substrat/media hidup buat mikroba dalam jumlah terbatas dan mampu menumbuhkan mikroba utk berkembang biak
- mampu merubah keseimbangan jumlah mikroba flora dalam saluran pencernaan
- mampu merangsang proses enzimatik dan hormonal yg menguntungkan bagi daya cernak ikan
Cara kerja probiotik :
1. Dapat menekan populasi mikroba yg merugikan kultivan
2. Dapat membantu metabolisme pakan dengan
meningkatkan/menurunkan kerja enzim
3. Menstimulasi imunitas/kekebalan
4. Dapat memproduksi senyawa penghambat daya cernak
makanan
5. Memberikan ketersediaan energi dan mampu berkompetisi
dgn mikroba lainnya.
6. Mampu memperbaiki kualitas air.
Proses perubahan kualitas air dalam kolam ikan
1. Proses pemeliharaan ikan di
kolam dengan berjalannya waktu pemeliharaan akan menurunkan kualitas air yaitu
a.
pH menurun sekitar 6-6.5
b.
Viskositas/kekentalan air
semakin tinggi
c.
Bertambahnya muatan organik berupa
sisa pakan dan faices ikan
d.
Naiknya ammoniak dan H2S
dalam kolam ikan
e.
Kemungkinan ikan menurin
semangat makannya
2. Perbandingan C/N dalam media
pemeliharaan menjadi rendah (1 : >20)
3. Kandungan CaCO3 akan menurun
dan pH tdk stabil
4. Mikroba tdk mampu menguraikan
bahan organik yg terkandung dalam air pemeliharaan
CARA MEMBUAT BIOFLOK
1. Sediakan : Molase, EM-4 utk Perikanan, Garam
dapur/krosok, Tepung terigu.
2. Ukuran :
a.
Garam Krosok : 0.5 – 1
kg/m3 air
b.
Molase :
50 – 100 ml/m3 air
c.
Probiotik EM-4 : 5 – 10 ml/m3 air
d.
Tepung Terigu : 20– 25 g/m3 air
(Sumber : Materi Pelatihan Ir.Suminto, M.Sc, PhD)
Komentar
Posting Komentar