TIPS HINDARKAN RESIDU BAHAN KIMIA PADA SAYURAN
Sayuran organik
masih langka di Indonesia. Para pekebun kita belum bisa mengabaikan
penyemprotan pestisida untuk menanggulangi serangan hama/penyakit. Dampaknya,
konsumen cuma bisa pasrah menelan sayuran yang mungkin mengandung residu bahan
kimia. Untuk mengurangi residu itu, berikut tips yang bisa Anda lakukan :
1. Buang bagian terluar sayuran (kol, sawi dan sejenisnya). Atau kupas
kulit (timun dan sejenisnya) sebelum dikunyah. Kalau dicuci dengan air bisa
mengurangi resiko sampai 72%.
2. Larutkan 1 sendok teh kapur sirih dalam air secukupnya. Celupkan
sayuran ke dalamnya selama 10 menit. Ini dapat mengurangi resiko sampai 52%.
3. Perebusan, penggorengan, penumisan, atau pencelupan ke dalam air
mendidih mengurangi resiko sampai 50%.
4. Perendaman dalam larutan sendawa (20-30 butir dalam 4 liter air) dan
dicuci bersih sekali lagi, mengurangi resiko sampai 43%.
5. Pencucian dengan air ledeng yang mengalir selama 2 menit, mengurangi
resiko sampai 39%.
6. Perendaman dalam air bekas cucian beras selama 10 menit dan dicuci
sekali lagi, mengurangi resiko sampai 38%.
Komentar
Posting Komentar