14 TAHAPAN KAKAO MENJADI COKLAT
- Biji kakao dibersihkan.
- Dipanggang / disangrai untuk membawa keluar rasa coklat dan warna biji (roasted).
- Memisahkan kulit biji dan biji kakao.
- Proses alkalisasi, biasanya menggunakan kalium karbonat, untuk mengembangkan rasa dan warna.
- Proses penggilingan untuk membuat cocoa liquor (kakao partikel tersuspensi dalam cocoa butter).
- Penambahan bahan pencampur, seperti kacang untuk menambah cita rasa coklat.
- Ekstraksi cocoa liquor dengan cara dipress / ditekan untuk mendapatkan lemak coklat (cocoa butter).
- Lemak coklat akan digunakan dalam pembuatan coklat. Sementara cocoa presscake akan dihaluskan menjadi coklat dalam bentuk bubuk.
- Lemak coklat (cocoa butter) selanjutnya akan digunakan untuk memproduksi coklat melalui penambahan cocoa liquor. Bahan-bahan lain seperti gula, susu, pengemulsi agen dan cocoa butter ditambahkan dan dicampur.
- Proses pemurnian sampai pasta yang halus terbentuk (refining). Refining bertujuan meningkatkan tekstur dari coklat.
- Conching; untuk mengembangkan lebih lanjut rasa dan tekstur coklat. Sebuah alternatif untuk conching adalah proses pengemulsi menggunakan mesin yang bekerja seperti pengocok telur.
- Proses pemanasan, pendinginan dan proses pemanasan kembali untuk mencegah perubahan warna dan lemak coklat dan mencegah melelehnya coklat.
- Pencetakan dan didinginkan di ruang pendingin.
- Dikemas untuk distribusi.
(Sumber : Swadaya - Volume 3 Edisi 28, Desember 2013)
Komentar
Posting Komentar