KEMITRAAN USAHA

Acapkali kita mendengar pola usaha kemitraan, namun terkadang kita belum memahami secara utuh pengertian maupun konsep-konsep kemitraan. Barangkali bagi sebagian orang menganggap bahwa pola kemitraan hanya menguntungkan salah satu pihak saja-yakni pemodal besar- sementara pihak yang lain rentan terhadap resiko kerugian. Tentunya anggapan tersebut bergantung kepada pemahaman seseorang tentang definisi kemitraan itu sendiri.

Kemitraan adalah sebuah bentuk kerjasama yang disertai pembinaan dan pengembangan usaha dengan memperhatikan prinsip saling memerlukan, saling memperkuat dan saling menguntungkan. Apapun bentuk usahanya, dalam menjalin kemitraan usaha haruslah ada dua pihak yang mengikat perjanjian, kesepakatan yang tertulis dan tentu saja dilandasi rasa saling percaya.

Dalam pelaksanaan kegiatan kemitraan usaha, kepercayaan dan kesanggupan dalam menaati perjanjian antara kedua belah pihak menjadi poin yang sangat penting. Pelanggaran terhadap perjanjian yang telah disepakati akan berdampak terhadap kegagalan kemitraan usaha. Begitu juga, rasa tidak percaya pihak yang bermitra menyebabkan jalinan kemitraan akan menemui kebuntuan.

Ada beberapa model kemitraan yang umum diterapkan, meski agak berbeda satu dengan lainnya namun secara prinsip berada dalam satu koridor yang sama. Model - model kemitraan usaha yang lazim ditemui adalah :

  1. Model Inti Plasma
  2. Model Kontrak Beli
  3. Model Sub Kontrak
  4. Model Dagang Umum
  5. Model Vendor
  6. Model Keagenan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

CARA MEMBUAT PROBIOTIK RABAL (Ragi dan Bakteri Asam Laktat)

PROFIL POKDAKAN "BANYUMILI"

PEMBAGIAN MANGSA DALAM KALENDER PRANOTO MONGSO DAN WATAK / SIFAT TIAP MANGSA